<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jmki4wp's Weblog</title>
	<atom:link href="http://jmki4wp.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jmki4wp.wordpress.com</link>
	<description>Jaringan Mahasiswa Kesehatan Indonesia Wilayah Priangan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Dec 2008 04:07:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jmki4wp.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jmki4wp's Weblog</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jmki4wp.wordpress.com/osd.xml" title="Jmki4wp&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jmki4wp.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ancaman Malaria di Tanah Tropis</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/ancaman-malaria-di-tanah-tropis/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/ancaman-malaria-di-tanah-tropis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 04:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Malaria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[MALARIA Malaria adalah penyakit yang menyerang manusia, burung, kera dan primata lainnya, hewan melata dan hewan pengerat, yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus Plasmodium dan mudah dikenali dari gejala meriang (panas dingin menggigil) serta demam berkepanjangan. Malaria adalah penyakit yang menyerang manusia, burung, kera dan primata lainnya, hewan melata dan hewan pengerat, yang disebabkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=50&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:24pt;line-height:115%;font-family:&quot;color:#e36c0a;">MALARIA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Malaria adalah penyakit yang menyerang manusia, burung, kera dan primata lainnya, hewan melata dan hewan pengerat, yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus Plasmodium dan mudah dikenali dari gejala meriang (panas dingin menggigil) serta demam berkepanjangan. Malaria adalah penyakit yang menyerang manusia, burung, kera dan primata lainnya, hewan melata dan hewan pengerat, yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus Plasmodium dan mudah dikenali dari gejala meriang (panas dingin menggigil) serta demam berkepanjangan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Dengan munculnya program pengendalian yang didasarkan pada penggunaan residu insektisida, penyebaran penyakit malaria telah dapat diatasi dengan cepat. Sejak tahun 1950, malaria telah berhasil dibasmi di hampir seluruh Benua Eropa dan di daerah seperti Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Namun penyakit ini masih menjadi masalah besar di beberapa bagian Benua Afrika dan Asia Tenggara. Sekitar 100 juta kasus penyakit malaria terjadi setiap tahunnya dan sekitar 1 persen diantaranya fatal. Seperti kebanyakan penyakit tropis lainnya, malaria merupakan penyebab utama kematian di negara berkembang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Pertumbuhan penduduk yang cepat, migrasi, sanitasi yang buruk, serta daerah yang terlalu padat, membantu memudahkan penyebaran penyakit tersebut. Pembukaan lahan-lahan baru serta perpindahan penduduk dari desa ke </span><span style="font-family:Verdana;">kota</span><span style="font-family:Verdana;"> (urbanisasi) telah memungkinkan kontak antara nyamuk dengan manusia yang bermukim didaerah tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Penyakit Malaria yang terjadi pada manusia </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Penyakit malaria memiliki 4 jenis, dan masing-masing disebabkan oleh spesies parasit yang berbeda. Gejala tiap-tiap jenis biasanya berupa meriang, panas dingin menggigil dan keringat dingin. Dalam beberapa kasus yang tidak disertai pengobatan, gejala-gejala ini muncul kembali secara periodik. Jenis malaria paling ringan adalah </span><span style="font-size:22pt;line-height:115%;font-family:&quot;color:#ff6600;">malaria tertiana</span><span style="font-family:Verdana;"> yang disebabkan oleh <em>Plasmodium vivax</em>, dengan gejala demam dapat terjadi setiap dua hari sekali setelah gejala pertama terjadi (dapat terjadi selama 2 minggu setelah infeksi). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Demam rimba (jungle fever ), malaria aestivo-autumnal atau disebut juga </span><span style="font-size:22pt;line-height:115%;font-family:&quot;color:#ff5050;">malaria tropika</span><span style="font-family:Verdana;">, disebabkan oleh <em>Plasmodium falciparum</em> merupakan penyebab sebagian besar kematian akibat malaria. Organisme bentuk ini sering menghalangi jalan darah ke otak, menyebabkan koma, mengigau, serta kematian. </span><span style="font-size:22pt;line-height:115%;font-family:&quot;color:red;">Malaria kuartana</span><span style="font-family:Verdana;"> yang disebabkan oleh <em>Plasmodium malariae</em>, memiliki masa inkubasi lebih lama daripada penyakit malaria tertiana atau tropika; gejala pertama biasanya tidak terjadi antara 18 sampai 40 hari setelah infeksi terjadi. Gejala tersebut kemudian akan terulang kembali setiap 3 hari. </span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Verdana;color:#548dd4;">Jenis ke empat dan merupakan jenis malaria yang paling jarang ditemukan, disebabkan oleh <em>Plasmodium ovale</em> yang mirip dengan malaria tertiana.</span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Verdana;color:#8db3e2;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Pada masa inkubasi malaria, protozoa tumbuh didalam sel hati; beberapa hari sebelum gejala pertama terjadi, organisme tersebut menyerang dan menghancurkan sel darah merah sejalan dengan perkembangan mereka, sehingga menyebabkan demam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Penanganan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Sejak tahun 1638 malaria telah diatasi dengan getah dari batang pohon <em>cinchona</em>, yang lebih dikenal dengan nama kina, yang sebenarnya beracun dan menekan pertumbuhan protozoa dalam jaringan darah. Pada tahun 1930, ahli obat-obatan Jerman berhasil menemukan <strong><span style="color:#e36c0a;">Atabrine</span></strong> ( quinacrine hydrocloride ) yang pada saat itu lebih efektif daripada quinine dan kadar racunnya lebih rendah. Sejak akhir perang dunia kedua, klorokuin dianggap lebih mampu menangkal dan menyembuhkan demam rimba secara total, juga lebih efektif dalam menekan jenis-jenis malaria dibandingkan dengan Atabrine atau quinine. Obat tersebut juga mengandung kadar racun paling rendah daripada obat-obatan lain yang terdahulu dan terbukti efektif tanpa perlu digunakan secara terus menerus. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Namun baru-baru ini strain <em>Plasmodium falciparum</em>, organisme yang menyebabkan malaria tropika memperlihatkan adanya daya tahan terhadap klorokuin serta obat anti malaria sintetik lain. Strain jenis ini ditemukan terutama di </span><span style="font-family:Verdana;">Vietnam</span><span style="font-family:Verdana;">, dan juga di semenanjung </span><span style="font-family:Verdana;">Malaysia</span><span style="font-family:Verdana;">, Afrika dan Amerika Selatan. Kina juga semakin kurang efektif terhadap strain plasmodium falciparum. Seiring dengan munculnya strain parasit yang kebal terhadap obat-obatan tersebut, fakta bahwa beberapa jenis nyamuk pembawa (anopheles) telah memiliki daya tahan terhadap insektisida seperti DDT telah mengakibatkan peningkatan jumlah kasus penyakit malaria di beberapa negara tropis. Sebagai akibatnya, kasus penyakit malaria juga mengalami peningkatan pada para turis dari Amerika dan Eropa Barat yang datang ke </span><span style="font-family:Verdana;">Asia</span><span style="font-family:Verdana;"> dan Amerika Tengah dan juga diantara pengungsi-pengungsi dari daerah tersebut. </span><span style="font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-family:Verdana;"> turis yang datang ke tempat yang dijangkiti oleh penyakit malaria yang tengah menyebar, dapat diberikan obat anti malaria seperti profilaksis (obat pencegah). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Obat-obat pencegah malaria seringkali tetap digunakan hingga beberapa minggu setelah kembali dari bepergian. Mefloquine telah dibuktikan efektif terhadap strain malaria yang kebal terhadap klorokuin, baik sebagai pengobatan ataupun sebagai pencegahan. Namun obat tersebut saat ini tengah diselidiki apakah dapat menimbulkan efek samping yang merugikan. Suatu kombinasi dari sulfadoxine dan pyrimethamine digunakan untuk pencegahan di daerah-daerah yang terjangkit malaria yang telah kebal terhadap klorokuin. Sementara Proguanil digunakan hanya sebagai pencegahan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-family:Verdana;">Saat ini para ahli masih tengah berusaha untuk menemukan vaksin untuk malaria. Beberapa vaksin yang dinilai memenuhi syarat kini tengah diuji coba klinis guna keamanan dan keefektifan dengan menggunakan sukarelawan, sementara ahli lainnya tengah berupaya untuk menemukan vaksin untuk penggunaan umum. Penyelidikan tengah dilakukan untuk menemukan sejumlah obat dengan bahan dasar artemisin, yang digunakan oleh ahli obat-obatan Cina untuk menyembuhkan demam. Bahan tersebut terbukti efektif terhadap Plasmodium falciparum namun masih sangat sulit untuk diperbanyak jumlahnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Tindakan umum ( di tingkat Puskesmas )</span></strong><span style="font-family:Verdana;"> <strong>:</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Persiapkan penderita malaria berat untuk dirujuk ke rumah sakit/fasilitas pelayanan yang lebih tinggi, dengan cara :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Jaga jalan nafas dan mulut untuk menghindari terjadinya asfiksia, bila diperlukan beri oksigen (O2)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Perbaiki keadaan umum penderita (beri cairan dan perawatan umum)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Monitoring tanda-tanda vital antara lain : keadaan umum, kesadaran, pernafasan, tekanan darah, suhu, dan nadi setiap 30 menit (selalu dicatat untuk mengetahui perkembangannya)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Untuk konfirmasi diagnosis, lakukan pemeriksaan SD tebal. Penilaian sesuai kriteria diagnostik mikroskopik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Bila hipotensi, tidurkan dalam posisi Trendenlenburg dan diawasi terus tensi, warna kulit dan suhu, laporkan ke dokter segera.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Kasus dirujuk ke rumah sakit bila kondisi memburuk</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Buat / isi status penderita yang berisi catatan mengenai : identitas penderita, riwayat perjalanan penyakit, riwayat penyakit dahulu, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium (bila tersedia), diagnosis kerja, diagnosis banding, tindakan &amp; pengobatan yang telah diberikan, rencana tindakan/pengobatan, dan lain-lain yang dianggap perlu (misal : bila keluarga penderita menolak untuk dirujuk maka harus menandatangani surat pernyataan yang disediakan untuk itu). Catatan vital sign disatukan kedalam status penderita.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;">Obat Anti Malaria (OAM) yang dipakai dalam kebijakan pengobatan di </span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;">Indonesia</span></span><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;"> adalah</span></span><span style="font-family:Verdana;"> :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Klorokuin</span></strong><span style="font-family:Verdana;"> : banyak digunakan karena murah, tersedia secara luas, dan relatif aman untuk anak-anak, ibu hamil maupun ibu menyusui. Pada dosis pencegahan obat ini aman digunakan untuk jangka waktu 2-3 tahun. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Efek samping</span></strong><span style="font-family:Verdana;"> : gangguan GI Tract seperti mual, muntah, sakit perut dan diare. Efek samping ini dapat dikurangi dengan meminum obat sesudah makan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;">Pencegahan perorangan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;">Dipakai oleh masing-masing individu yang memerlukan pencegahan terhadap penyakit malaria. Obat yang dipakai : Klorokuin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;">Cara pengobatannya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;">- Bagi pendatang sementara : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Klorokuin diminum 1 minggu sebelum tiba di daerah malaria, selama berada di daerah malaria dan dilanjutkan selama 4 minggu setelah meninggalkan daerah malaria.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;">- Bagi penduduk setempat dan pendatang yang akan menetap :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Pemakaian klorokuin seminggu sekali sampai lebih dari 6 tahun dapat dilakukan tanpa efek samping. Bila transmisi di daerah tersebut hebat sekali atau selama musim penularan, obat diminum 2 kali seminggu. Penggunaan 2 kali seminggu dianjurkan hanya untuk 3 &#8211; 6 bulan saja.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Dosis pengobatan pencegahan : Klorokuin 5 mg/KgBB atau 2 tablet untuk dewasa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;">Pencegahan pada anak :</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">OAM yang paling aman untuk anak kecil adalah klorokuin. Dosis : 5 mg/KgBB/minggu. Dalam bentuk sediaan tablet rasanya pahit sehingga sebaiknya dicampur dengan makanan atau minuman, dapat juga dipilih yang berbentuk suspensi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Untuk mencegah gigitan nyamuk sebaiknya memakai kelambu pada waktu tidur.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Obat pengusir nyamuk bentuk repellant yang mengandung DEET sebaiknya tidak digunakan untuk anak berumur &lt; 2 tahun.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;line-height:115%;font-family:Magneto;color:#948a54;">PROGNOSIS</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;">1. Prognosis malaria berat tergantung kecepatan diagnosa dan ketepatan &amp; kecepatan pengobatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;">2. Pada malaria berat yang tidak ditanggulangi, maka mortalitas yang dilaporkan pada anak-anak 15 %, dewasa 20 %, dan pada kehamilan meningkat sampai 50 %.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;">3. Prognosis malaria berat dengan kegagalan satu fungsi organ lebih baik daripada kegagalan 2 fungsi organ</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Mortalitas dengan kegagalan 3 fungsi organ, adalah &gt; 50 % </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Mortalitas dengan kegagalan 4 atau lebih fungsi organ, adalah &gt; 75 % </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Adanya korelasi antara kepadatan parasit dengan klinis malaria berat yaitu:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Kepadatan parasit &lt; 100.000, maka mortalitas &lt; 1 %</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Kepadatan parasit &gt; 100.000, maka mortalitas &gt; 1 %</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Kepadatan parasit &gt; 500.000, maka mortalitas &gt; 50 %</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana;"> (Humas Infokom JMKI Farmasi Unpad/dari berbagai sumber.)<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=50&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/ancaman-malaria-di-tanah-tropis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asma?? Arghhh&#8230;!!!</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/asma-arghhh/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/asma-arghhh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 04:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Asma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[ASMA Definisi Asma: Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=47&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;" align="center"><strong><span style="font-size:20pt;font-family:Magneto;color:#c00000;">ASMA</span></strong><span style="font-family:Verdana;"><span> </span></span><strong><span style="font-size:20pt;font-family:Magneto;color:#c00000;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Definisi Asma: </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Seperti diketahui, saluran napas manusia bermula dari mulut dan hidung, lalu bersatu di daerah leher menjadi trakea (tenggorok) yang akan masuk ke paru. Di dalam paru, satu saluran napas trakea itu akan bercabang dua, satu ke paru kiri dan satu lagi ke paru kanan. Setelah itu, masing-masing akan bercabang-cabang lagi, makin lama tentu makin kecil sampai 23 kali dan berujung di alveoli, tempat terjadi pertukaran gas, oksigen (O 2 ) masuk ke pembuluh darah, dan karbon dioksida (CO 2 ) dikeluarkan.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Bagaimana cara mengetahui asma? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Saat anda mendatangi dokter anda untuk konsultasi, dokter anda akan menanyakan mengenai riwayat kesehatan keluarga anda yaitu apakah ada salah seorang anggota keluarga anda yang menderita asma? Pertanyaan ini akan mendukung pendapat mereka untuk melakukan test fungsi paru anda atau test pernafasan untuk menyakinkan hasil pemeriksaan sebelum mereka memberikan resep/obat-obatan dan terapi kepada anda.Test fungsi saluran pernafasan/paru digunakan untuk mengukur kemampuan bernafas anda. Hasil pemeriksaan rontgen paru dapat memperlihatkan jika ada sumbatan pada saluran pernafasan yang merupakan indikasi asma. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Siapa saja yang berisiko asma? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Asma adalah penyakit yang dapat terjadi pada siapa saja dan dapat timbul segala usia, meskipun demikian, umumnya asma lebih sering terjadi pada anak-anak usia dibawah </span><span style="font-family:Verdana;">lima</span><span style="font-family:Verdana;"> tahun dan orang dewasa pada usia sekitar tigapuluh tahunan. </span><span style="font-family:Verdana;">Para</span><span style="font-family:Verdana;"> ahli asma mempercayai bahwa asma merupakan penyakit keturunan dan sebagian besar orang yang menderita asma karena allergi terhadap sumber allergi tertentu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Gejala Asma </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Secara umum gejala asma adalah sesak napas, batuk berdahak dan suara napas yang berbunyi ngik-ngik dimana seringnya gejala ini timbul pada pagi hari menjelang waktu subuh, hal ini karena pengaruh keseimbangan hormon kortisol yang kadarnya rendah ketika pagi dan berbagai faktor lainnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Penderita asma akan mengeluhkan sesak nafas karena udara pada waktu bernafas tidak dapat mengalir dengan lancar pada saluran nafas yang sempit dan hal ini juga yang menyebabkan timbulnya bunyi ngik-ngik pada saat bernafas. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan yang terjadi dapat berupa pengerutan dan tertutupnya saluran oleh dahak yang dirpoduksi secara berlebihan dan menimbulkan batuk sebagai respon untuk mengeluarkan dahak tersebut. Gambar dibawah ini adalah gambar penampang paru dalam keadaan normal dan saat serangan asma. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Salah satu ciri asma adalah hilangnya keluhan di luar serangan. Artinya, pada saat serangan, penderita asma bisa kelihatan amat menderita (banyak batuk, sesak napas hebat dan bahkan sampai seperti tercekik), tetapi di luar serangan dia sehat-sehat saja (bisa main tenis 2 set, bisa jalan-jalan keliling taman, dan lain-lain). Inilah salah satu hal yang membedakannya dengan penyakit lain (keluhan sesak pada asma adalah revesibel, bisa baik kembali di luar serangan, sementara pada PPOK adalah irreversible , tetap saja sesak setiap waktu). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Faktor Pencetus Serangan Asma </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;"><span> </span>A. Faktor penjamu, faktor pada pasien </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Aspek genetik </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Kemungkinan alergi </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Saluran napas yang memang mudah terangsang </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Jenis kelamin </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Ras/etnik </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;"><span> </span>B. Faktor lingkungan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;">Bahan-bahan di dalam ruangan </span></span><span style="font-family:Verdana;">:<span style="text-decoration:underline;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Tungau debu rumah</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Binatang, kecoa </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-family:Verdana;">Bahan-bahan di luar ruangan</span></span><span style="font-family:Verdana;"> : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Tepung sari bunga </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Jamur </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Makanan-makanan tertentu, Bahan pengawet, penyedap, </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">pewarna makanan </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Obat-obatan tertentu </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Iritan (parfum, bau-bauan merangsang, household spray ) </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Ekspresi emosi yang berlebihan </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Asap rokok dari perokok aktif dan pasif </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Polusi udara dari luar dan dalam ruangan </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Infeksi saluran napas </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Exercise induced asthma, mereka yang kambuh asmanya ketika </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">melakukan aktivitas fisik tertentu. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Perubahan cuaca </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Bagaimana asma diobati? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Pada dasarnya penanganan asma yang paling efektif adalah dengan menghindari faktor-faktor pencetus asma dan menggunakan obat asma untuk mengurangi pembengkakan saluran pernafasan. Pengobatan asma secara cepat/jangka pendek yaitu dengan menggunakan obat pelega saluran pernafasan seperti inhaler dan nebulizer yang berfungsi menghentikan serangan asma. Pengobatan jangka panjang yang berfungsi untuk mencegah terjadinya serangan asma adalah dengan menggunakan obat-obatan seperti steroid berfungsi untuk tetap membuat saluran pernafasan terbuka dan menggurangi pembengkakan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Bagaimana asma dimonitor? </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Anda dapat memonitor asma dirumah dengan menggunakan alat yang disebut “Peak Flow Meter”. Alat ini akan memperlihatkan ukuran kecepatan maksimal udara yang dapat dihembuskan oleh paru-paru anda. Dengan memonitor puncak hembusan nafas anda setiap hari, anda dapat memprediksi dan mengambil tindakan pencegahan agar tidak mengalami serangan asma. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;" align="center"><strong><span style="font-size:20pt;font-family:Magneto;color:#0070c0;">Infeksi Pada Asma </span></strong><strong><span style="font-size:20pt;font-family:Magneto;color:#00b050;"><span> </span></span></strong><strong><span style="font-size:20pt;font-family:Magneto;color:#0070c0;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Infeksi bisa terjadi dimana saja, kapan saja, termasuk pada penyandang asma karena asma merupakan penyakit inflamasi kronik saluran pernapasan. Penyebab infeksi biasanya karena adanya kuman, yang dapat berupa bakteri ataupun virus. Infeksi pada asma terjadi pada permukaan dalam (mukosa) saluran napas karena adanya virus influenza yang penyebarannya melalui udara. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Infeksi yang terjadi karena bakteri biasanya disebabkan oleh bakteri pnemococus, staphylococcus dan streptococcus. Sebenarnya bakteri ini ada yang hidup normal dalam tubuh, namun jika kondisi tubuh menurun bakteri tersebut akan berubah menjadi jahat dan menyebabkan infeksi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Terjadinya Infeksi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Infeksi terjadi karena masuknya kuman ke dalam tubuh. Kuman tersebut akan menimbulkan sakit di dalam tubuh yang berupa radang. Oleh karena itu, virus yang masuk ke dalam tubuh penyandang asma sering menimbulkan serangan asma. Hal ini dikarenakan protein-protein virus melalui mekanisme reaksi antigen, antibody menyebabkan hipersensistif saluran napas sehingga timbul serangan asma. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Gejala awal yang dapat diketahui bila terjadi infeksi pada asma adalah dengan adanya dahak atau riak yang bertambah banyak atau berubah warna atau berbau. Dahak sebelum terjadi serangan asma ataupun infeksi berwarna putih bening, sedangkan bila terjadi infeksi pada serangan asma dahak berwarna kuning. Pada saat seorang terkena infeksi lebih berat lagi maka dahak akan berubah menjadi hijau.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:Verdana;">Penanggulangan Infeksi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Sebelum terjadinya infeksi pada asma, biasanya terjadi serangan asma. Maka untuk pencegahannya, serangan asma tersebut harus diobati segera dengan menggunakan obat asma, seperti pelega napas atau anti inflamasi. Bila terjadi infeksi diobati dengan antibiotik. Antibiotik ini akan membunuh kuman yang menyebabkan infeksi dan bila kuman tersebut mati maka jaringan akan membaik kembali dan serangan asma menjadi reda atau membaik. Hal itu dilakukan jika infeksi disebabkan oleh bakteri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Jika infeksi disebabkan oleh virus, untuk pengobatannya cukup dengan makanan bergizi dan istirahat yang cukup, di samping obat asmanya harus lengkap yaitu obat pelega dan anti inflamasi. Untuk mencegah penyebaran, sebaiknya menggunakan masker karena virus ini menyebar melalui udara dan masuk melalui saluran pernapasan. Dengan menggunakan masker, maka virus menyebar melalui udara tidak melalui orang lain. Penanggulangan infeksi pada asma dapat dilakukan dengan menjaga stamina dan keseimbangan tubuh sehingga tidak tertular infeksi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Faktor pencetus yang menyebabkan serangan asma, kalau tidak dapat dihindari oleh penderitanya akan menyebabkan serangan asmanya sulit diatasi dan asma itu menjadi tidak terkontrol. Dengan asma yang tidak terkontrol ini, maka penderita akan mudah terkena infeksi. Golongan asma apapun dapat terkena infeksi. Tentunya, asma berat dan asma yang tidak terkontrol akan lebih mudah terkena infeksi dibanding asma yang ringan ataupun sedang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Pada dasarnya, orang yang terkena infeksi harus mendapat gizi yang baik, istirahat, serta vitamin yang cukup karena infeksi tersebut menyebabkan luka di dalam tubuh. Penyembuhan dapat terjadi jika penyebab luka dibunuh dan jaringan yang luka disupport agar cepat diganti dengan jaringan yang baru.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;" align="center"><strong><span style="font-size:20pt;font-family:Magneto;color:#00b050;">OBAT ASMA </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Asma merupakan penyakit kronik saluran napas yang memerlukan pengobatan dalam jangka waktu tertentu dan cukup lama. Pada dasarnya pengobatan bagi penderita asma dibagi menjadi dua yaitu: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Pengobatan rutin “pengontrol asma”, obat jenis ini harus digunakan setiap hari untuk mencegah kambuhnya serangan asma dan mencegah bertambah beratnya penyakit. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Pengobatan saat serangan “pelega napas”, obat jenis ini harus segera digunakan bila timbul tanda tanda serangan asma dini, seperti batuk, sesak, rasa berat didada atau penurunan fungsi paru. Penggunaan obat ini dapat mencegah timbulnya serangan asma yang berat. Bila serangan asma timbul dengan derajat berat dapat sampai menimbulkan kematian, sedangkan bila segera diatasi asma tidak mengganggu aktiviti dan produktiviti. Penderita asma dapat hidup normal layaknya orang yang tidak menderita asma. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Obat asma terdapat dalam berbagai macam bentuk antara lain: tablet, sirup puyer racikan atau injeksi. Dari hasil penelitian kedokteran, obat asma dibuat dalam bentuk inhaler agar obat dapat langsung bekerja pada sasaran yaitu saluran napas, karena gangguan pada penyakit asma yang utama adalah pada saluran napas, dimana terdapat radang kronik dengan pengerutan saluran dan sumbatan oleh dahak yang lengket. Dengan bentuk inhaler/hirup manfaat obat dapat langsung segera dirasakan, sesak menjadi berkurang dalam 5-10 menit. Selain itu keunggulan lain dari obat inhaler adalah obat ini menggunakan dosis yang sangat kecil (dalam microgram) sehingga efek samping obat dapat dihindari. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:normal;" align="center"><strong><span style="font-size:20pt;font-family:Magneto;color:#943634;">Emergency Asma Care</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Jika salah seorang sahabat dekat anda atau saudara anda mengalami serangan asma tiba-tiba ada 5 langkah pertolongan pertama yang dapat anda lakukan yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Bantu penderita asma untuk duduk tegak dan tenang </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Beri mereka obat inhaler untuk membantu mereka bernafas, beri 4 kali semprotan secara bertahap. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Tunggu selama 4 menit . </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Jika hanya ada sedikit perubahan atau bahkan tidak ada perubahan sama sekali, ulangi lagi pemberian inhaler 4 semprotan dan tunggu kembali selama 4 menit. . </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:normal;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Verdana;"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span dir="ltr"><span style="font-family:Verdana;">Jika masih tidak ada perubahan segerah hubungi rumah sakit/klinik terdekat, sambil terus berikan penderita obat inhaler hingga ambulan tiba.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:Verdana;">Sumber : infoasma.org</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=47&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/asma-arghhh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Diabetes Melitus</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/diabetes-melitus/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/diabetes-melitus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2008 04:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diabetes Melitus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu diabetes melitus? Diabetes mellitus (DM) atau kencing manis adalah penyakit yang terjadi pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula dalam darah karena kekurangan insulin atau reseptor insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya. DM yang timbul karena kekurangan insulin disebut DM tipe 1, sedangkan jika insulin tidak berfungsi dengan baik, disebut DM tipe 2. Apa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=45&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>Apa itu diabetes melitus?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Diabetes mellitus (DM) atau kencing manis adalah penyakit yang terjadi pada seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula dalam darah karena kekurangan insulin atau reseptor insulin tidak bekerja sebagaimana mestinya. DM yang timbul karena kekurangan insulin disebut DM tipe 1, sedangkan jika insulin tidak berfungsi dengan baik, disebut DM tipe 2.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Apa itu insulin?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Insulin merupakan salah satu hormon yang dihasilkan oleh sel beta di pankreas, dan berfungsi membantu tubuh mengelola makanan menjadi energi. Insulin seperti anak kunci, yang membawa glukosa masuk ke dalam sel untuk diubah menjadi energi.</p>
<p class="MsoNormal">Ketika insulin tidak mencukupi atau tidak ada atau tidak bekerja dengan semestinya, glukosa tidak akan dapat masuk ke dalam sel. Akibatnya glukosa menumpuk dalam aliran darah. Hal ini disebut hiperglikemia.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Akibatnya apa?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Yang pasti diabetes melitus. Hiperglikemia ditandai juga dengan banyak buang air kecil (terutama malam hari), haus, kulit kering, pandangan mata kabur, kehilangan berat badan, dan rasa letih yang terus menerus.</p>
<p class="MsoNormal">Oleh karena itu, penderita diabetes memiliki tiga gejala umum, yaitu banyak minum, banyak buang air kecil terutama malam hari, dan berat badan turun.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Ada</strong><strong> gejala-gejala DM lainnya <em>gak</em>?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Ada, yaitu gangguan saraf tepi berupa kesemutan terutama di malam hari, gangguan penglihatan, gatal di daerah kemaluan atau lipatan kulit, bisul atau luka yang lama</p>
<p class="MsoNormal">sembuh, gangguan ereksi pada pria, dan keputihan pada wanita.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Akibat dari DM apa?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Komplikasi akibat gangguan pembuluh darah, terutama akan memengaruhi mata, ginjal, saraf, dan peredaran darah. Jika DM tidak dikelola dengan baik akan berakibat stroke, gangguan penglihatan, penyakit jantung koroner, gagal ginjal, gangren atau luka yang sukar sembuh.</p>
<p class="MsoNormal">Seorang diabetesi (penderita diabetes) mudah terkena infeksi paru gigi, gusi, dan saluran kemih.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>Bagaimana mencegah DM?</strong></p>
<p class="MsoNormal">Menjaga berat badan agar tidak berlebihan, mengubah pola makan agar seimbang (karbohidrat 50-60%, protein 10-20%, lemak &lt;30%, vitamin, mineral, dan serat), melakukan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari, dan rajin memeriksakan kadar glukosa setiap tahun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=45&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/12/08/diabetes-melitus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/38/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/38/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:58:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/38/</guid>
		<description><![CDATA[Seputar Puasa Bulan Suci Ramadan telah datang. Setiap umat muslim yang terpanggil untuk menjalankan perintah suci ini pun sebaiknya memperhatikan hal-hal penting lain yang bermanfaat di balik niatnya untuk menjalankan ibadah. Dibalik puasa, sebetulnya terjadi proses yang sungguh menyehatkan tubuh yaitu pembuangan racun-racun (detoksifikasi). Ini pula yang menjadi efek samping dari penurunan berat badan. Puasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=38&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;text-indent:36pt;line-height:150%;" align="center"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Seputar Puasa</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Bulan Suci Ramadan telah datang. Setiap umat muslim yang terpanggil untuk menjalankan perintah suci ini pun sebaiknya memperhatikan hal-hal penting lain yang bermanfaat di balik niatnya untuk menjalankan ibadah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="background:yellow none repeat scroll 0;font-family:&quot;">Dibalik puasa, sebetulnya terjadi proses yang sungguh menyehatkan tubuh yaitu pembuangan racun-racun</span><span style="font-family:&quot;"> <span style="background:lime none repeat scroll 0;">(detoksifikasi).</span> Ini pula yang menjadi efek samping dari penurunan berat badan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Puasa bukan saja berguna bagi orang yang berlebihan berat badan. Tapi orang yang boleh jadi dibilang kurus pun penting menjalankan cara tersebut. Pasalnya, racun-racun di dalam tubuh bisa keluar dan tidak menumpuk yang kemudian bisa berubah menjadi penyakit. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Eskresi atau pembuangan sisa makanan yang natural misalnya melalui pori-pori kulit yang berwujud keringat atau dari sisa pencernaan, tidaklah cukup. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Pola makan, pola hidup dan pencemaran yang terjadi saat ini amat tidak mendukung kesehatan tubuh. Berpuasa bertujuan membuang racun-racun yang sudah menumpuk lama dalam tubuh sehingga tubuh pun menjadi benar-benar sehat. Hampir semua penyakit dapat dibantu kesembuhannya dengan cara berpuasa. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><strong><span style="font-family:&quot;">Jumlah dan Mutu Asupan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Cara berpuasa yang baik untuk hal kesehatan yakni <span style="background:aqua none repeat scroll 0;">tidak</span> <span style="background:aqua none repeat scroll 0;">memasukkan asupan yang berlebihan</span> terutama yang tidak menyehatkan. Dan mengurangi pemborosan energi hingga energi yang dihasilkan tubuh betul-betul untuk merontokkan semua racun. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Penghematan energi bisa dilakukan dengan puasa seperti cara kaum muslim menjalankannya yakni makan hanya selepas Maghrib hingga sebelum Subuh. Atau cara lain yakni hanya dengan mengkonsumsi buah dan sayuran saja. Bahkan ada yang lebih ekstrem lagi hanya minum air putih saja. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Tidaklah benar kalau selepas puasa, justru seseorang akan kembali melakukan pola makan sebelumnya. Caranya yakni dengan tidak memperhatikan jumlah serta mutu makanan tersebut. Asupan yang terlalu berlebihan setelah berbuka puasa menyebabkan proses pembuangan racun menjadi tidak sempurna. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Proses pembuangan racun sebaiknya dilakukan paling tidak setahun sekali selama 30 hingga 40 hari, tergantung kondisi tubuh. Sebenarnya tubuh sendiri pun akan memberikan semacam indikator bilamana harus berpuasa. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Indikator tersebut muncul melalui berbagai gejala seperti: sering sakit kepala, asma, sinusitis dan mudah alergi. Di samping itu akan sering terjadi pula gejala seperti sering pilek, batuk, flu, kembung, mag, kulit berjerawat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Belum lagi gejala lain yang menonjol semisal keputihan, napas dan keringat bau tak sedap serta kelebihan berat badan. Jika gejala-gejala tersebut sering muncul, itulah indikator saatnya menjalankan puasa untuk kesehatan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Hanya perlu diperhatikan agar tidak terlalu memaksakan diri. Meski tubuh terasa kuat bukan berarti puasa harus diteruskan setelah menjalankannya 40 hari. Karena kemampuan tubuh menyediakan makanan atau sumber energi maksimum hanya bisa hingga 40 hari. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Selebihnya, tubuh akan kelaparan dan kekurangan energi. Tubuh akan menjadi tidak hanya sekedar kurus melainkan juga kering, keriput dan tak tahan terhadap penyakit. <strong>(Humas dan Infokom JMKI Farmasi Unpad/sinar harapan/sedap-sekejap.com/pr/pir)</strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jmki4wp.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jmki4wp.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=38&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/38/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/30/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/30/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lupus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/30/</guid>
		<description><![CDATA[Serba-serbi Penyakit Lupus Lupus hanya menyerang orang Asia? Lupus 2-3 kali lebih sering terjadi pada Amerika Afrika, Hispanik, Asia, penduduk asli Amerika. Apakah genetik yang bersalah? Penyebab pastinya belum diketahui. Ada kemungkinan Lupus disebabkan kombinasi beberapa faktor. Contohnya, faktor genetik dan pemaparan terhadap faktor pencetus dapat mengakibatkan berkembangnya Lupus. Saat ini, belum ada pemeriksaan genetik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=30&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:20pt;line-height:115%;font-family:Amazon;color:#4f6228;">Serba-serbi Penyakit Lupus</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Lupus hanya menyerang orang Asia?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Lupus 2-3 kali lebih sering terjadi pada Amerika Afrika, Hispanik, Asia, penduduk asli Amerika.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Apakah genetik yang bersalah?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Penyebab pastinya belum diketahui. Ada kemungkinan Lupus disebabkan kombinasi beberapa faktor. Contohnya, faktor genetik dan pemaparan terhadap faktor pencetus dapat mengakibatkan berkembangnya Lupus. Saat ini, belum ada pemeriksaan genetik untuk menentukan siapa yang berisiko dan yang tidak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Ada kecurigaan bahwa Lupus dapat diturunkan di dalam keluarga. Namun, jika seorang pria atau wanita dalam keluarga ada yang terkena Lupus maka belum tentu anaknya akan kena Lupus. Hanya sekitar 7% anak akan tertular Lupus dari Ibu yang menderita Lupus di Indonesia. Namun, Yayasan Lupus Amerika menyebutkan jumlahnya sekitar 5%.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Hanya wanita yang menderita Lupus?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Baik wanita maupun pria bisa terkena Lupus. Namun, Lupus 10-15 kali lebih sering terjadi wanita dewasa dibanding pria dewasa. Sekitar 90% pengidap Lupus adalah wanita. Hal inilah yang membuat banyak orang berkesimpulan bahwa hormonlah yang bersalah. Namun, lagi-lagi belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan hal tersebut karena masih dalam tahap penelitian. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Penderita Lupus boleh hamil?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Usia wanita yang rentan serangan Lupus adalah 15-44 tahun. Wanita adalah makhluk yang diberi karunia untuk bisa mengandung. Dengan penyakit Lupus yang paling banyak menyerang wanita, maka timbul pertanyaan apakah penderita Lupus boleh hamil?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Lupus dapat mengganggu kehamilan sehingga terjadi keguguran, gangguan perkembanganjanin atau bayi lahir mati. Sebaliknya kehamilan dapat memperburuk gejala Lupus. Akan tetapi bukan berarti penderita Lupus tidak boleh hamil. Penderita Lupus boleh hamil kecuali mereka yang sakit berat di ginjal, otak, paru-paru dan jantung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Syaratnya penderita dalam kondisi remisi, yaitu keluhan fisik sudah teratasi dan tidak muncul selama 3-6 bulan. Misalnya sendi tidak terasa nyeri, rambut tidak rontok lagi dan pemeriksaan laboratorium mrnunjukkan antiDSDNA membaik, kadar C3 dan C4 normal.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Penderita Lupus yang pernah mengalami keguguran perlu mewaspadai adanya sindrom antibodi antifosfolipid (APS) yaitu terbentuknya antibodi abnormal yang menyebabkan tromboemboli atau bekuan dalam sirkulasi darah yang menyebabkan kerusakan atau gangguan fungsi organ tubuh. Jika terjadi pada plasenta, pasokan darah dan nutrisi pada janin akan terganggu dan terjadi keguguran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Odapus wanita tidak boleh minum pil KB?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Penderita Lupus boleh minum pil KB. Pil KB yang paling aman untuk Odapus adalah yang hanya mengandung progesteron yang biasa disebut minipil atau IUD yang mengandung progestogen atau KB suntik depo.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Lupus disebabkan pemanis buatan?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Telah beredar melalui email akan bahaya pemanis buatan aspartam yang disebut dapat mencetus Lupus. Yayasan Lupus Amerika (LFA) telah berkonsultasi dengan Ketua Konsil Medis LFA sekaligus peneliti lupus terdepan yang berspesialisi pada faktor lingkungan, yaitu Evelyn Hess, MD, MACP, MACR. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Dr. Hess mengatakan bahwa saat ini belum ada bukti spesifik yang menunjukkan kaitan aspartam sebagai penyebab atau memperparah Lupus. Odapus sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokternya sebelum melakukan perubahan dalam penanganan medis, makanan, olahraga atau kegiatan rutin lainnya berdasarkan informasi yang diperoleh dari internet atau sumber lain yang tidak dapat dipercaya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Kaitan Sklerosis Multipel dengan Lupus?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Sklerosis Multipel dan lupus adalah penyakit otoimun. Namun, diagnosa dan penanganannya sangat berbeda. Tidak ada kaitan antara keduanya. Bagaimanapun, Lupus dikenal dengan peniru ulung sehingga kadang meniru gejala Sklerosis Multipel.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Lupus mematikan?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Dengan pengobatan yang baik, sekarang angka kematian akibat Lupus rendah sekali di bawah 10% Jadi sebagian besar pasien terkontrol baik dengan obat-obatan dan dapat bekerja melakukan aktivitas sehari-hati dengan normal. Obat-obat tersebut memang mempunyai efek samping, tapi bila diberikan dengan benar, maka efek sampingnya sedikit sekali dan manfaatnya jauh lebih banyak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Lupus bisa kambuh?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Penyakit Lupus termasuk penyakit menahun yang ditandai dengan kekambuhan, bahkan gejalanya muncul bisa lebih berat. Sebaiknya jaga kondisi fisik dengan terus minum obat dan lakukan gaya hidup sehat untuk Odapus seperti menghindari sinar UV dan makan makanan dengan gizi seimbang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Sumber : www.lupus.org</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jmki4wp.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jmki4wp.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=30&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/30/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Virus Baru</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/asma/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/asma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[WASPADAI VIRUS EV 71 Apa itu virus EV 71? ADA saja perkembangan penyakit baru akhir-akhir ini. Belum tuntas dengan penyebaran virus flu burung, kini muncul lagi virus yang menyerang usus serta kaki dan mulut atau yang disebut enterovirus 71 (EV71). Enterovirus pertama kali ditemukan tahun 1969. Sejak saat itu, virus ini menjadi kasus sporadik di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=26&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong>WASPADAI VIRUS EV 71</strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Apa itu virus EV 71?</strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">ADA saja perkembangan penyakit baru akhir-akhir ini. Belum tuntas dengan penyebaran virus flu burung, kini muncul lagi virus yang menyerang usus serta kaki dan mulut atau yang disebut <em>enterovirus</em> 71 (EV71).</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Enterovirus pertama kali ditemukan tahun 1969. Sejak saat itu, virus ini menjadi kasus sporadik di beberapa bagian dunia seperti Brazil, Eropa, Australia, Malaysia, dan Taiwan. Enterovirus kembali mewabah dan menyebabkan kematian pada tahun 1997 di Malaysia dan Taiwan pada tahun 1998.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Penyakit yang disebabkan virus EV-71 ini sering disebut ”Flu Singapura”. Istilah dalam dunia kedokteran, dikenal dengan nama hand, foot, and mouth disease (HFMD) atau penyakit kaki, tangan, dan mulut (KTM). Penyakit KTM adalah infeksi yang disebabkan virus RNA yang masuk famili picornaviridae, genus enterovirus. Genus yang lain adalah rhinovirus, cardiovirus, apthovirus. Di dalam genus enterovirus terdiri atas coxsackie A virus, coxsackie B virus, echovirus, dan enterovirus. Penyebab KTM yang paling sering pada pasien rawat jalan adalah Coxsackie A16, sedangkan yang sering memerlukan perawatan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Enterovirus 71.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Penyakit ini tidak sama dengan penyakit kuku-mulut pada yang terdapat pada hewan ternak. Walaupun nama penyakit keduanya hampir serupa, tapi tidak berhubungan satu sama lain dan penyebabnya juga berbeda. Jadi penyakit ini tidak ditularkan dari binatang atau hewan ternak.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Tidak ada vektor, tetapi ada pembawa penyakit seperti lalat dan kecoak. Penyakit KTM mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain enterovirus lainnya. Penyakit tangan, kaki, dan mulut adalah penyakit umum dan penyebarannya dapat terjadi di antara kelompok anak. Misalnya, di sekolah atau di tempat penitipan anak. Penyakit tangan, kaki, dan mulut biasanya tersebar melalui hubungan sesama manusia.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Virus tersebut tersebar dari kotoran seorang yang terkena ke mulut orang lain lewat tangan tercemar, tapi bisa juga disebarkan lewat lendir mulut, atau sistem pernapasan, dan sentuhan langsung dengan cairan di dalam lepuhnya. Virus itu bisa berminggu-minggu berada di dalam kotoran.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Jumlah kasus penyakit tangan-kaki-mulut di China tahun 2008 hingga awal Mei meningkat menjadi 15.799, sebanyak 28 orang di antaranya yang seluruhnya anak-anak meninggal dunia.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Selain China dan Singapura, sejumlah orang di Vietnam dan Taiwan juga terinfeksi virus tersebut. Meski patut waspada, namun Indonesia belum akan mengeluarkan travel warning. Dan hingga saat ini, WHO belum mengkonfirmasikan virus tersebut sebagai kewaspadaan internasional. Menurut WHO, tidak ada vaksin atau obat antivirus untuk mencegah atau mengatasi virus EV71 ini. Pengobatan hanya difokuskan untuk menangani komplikasi yang ditimbulkan virus, yang bisa meliputi meningitis dan gagal jantung.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Manifestasi Klinis</strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Infeksi itu dapat menyebabkan demam, kulit melepuh di mulut dan kulit memerah di tangan dan kaki. Anak-anak sangat rentan karena sistem kekebalan tubuh mereka belum cukup kuat. Masa inkubasi virus ini cukup lama, yaitu 3-7 hari</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus. Penularannya melalui kontak langsung dari orang ke orang, yaitu melalui droplet, pilek, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Kadang juga gejalanya disertai sedikit pilek atau gejala seperti flu. Timbul vesikel yang kemudian pecah, ada 3-10 ulcus atau luka dimulut seperti sariawan di sekitar lidah, gusi, pipi sebelah dalam, terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Bersamaan dengan itu timbul rash atau ruam atau vesikel (lepuh kemerahan/blister yang kecil dan rata), papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki. Kadang-kadang rash atau ruam (makulopapel) ada di bokong.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Bayi atau anak usia di bawah 5 tahun yang timbul gejala berat harus dirujuk ke rumah sakit. Gejala yang dianggap berat adalah hiperpireksia (suhu lebih dari 39 derajat Celcius) atau demam tidak turun-turun, denyut jantung sangat cepat (tachicardia), sesak, malas makan minum, muntah atau diare dengan dehidrasi, badan sangat lemas, kesadaran turun, atau kejang-kejang.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Komplikasi yang dapat terjadi pada penyakit itu adalah infeksi selaput otak atau meningitis (aseptik meningitis, meningitis serosa, atau nonbakterial), infeksi otak atau encefalitis (bulbar), infeksi otot jantung atau miokarditis (coxsackie virus carditis) dan perikarditis, paralisis akut flasid (polio-like illness), infeksi paru atau pneumonia. Risiko ancaman jiwa lebih sering terjadi pada infeksi enterovirus 71, sedangkan virus coxsackie sangat jarang terjadi ancaman jiwa kecuali pada penderita dengan kondisi daya tahan tubuh yang menurun.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Pencegahan dan Antisipasi</strong></p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Perilaku hidup sehat dan bersih adalah pencegahan dan perlindungan terbaik. Sebaiknya mencuci tangan dengan sabun dan air sesudah ke WC, sebelum makan, sesudah membuang ingus dan sesudah mengganti popok atau pakaian kotor. Pinjam-meminjam cangkir, sendok garpu, alat kebersihan pribadi misalnya handuk, lap muka, sikat gigi dan pakaian, terutama sepatu dan kaus kaki adalah perilaku yang berpotensi mempercepat penyebaran penyakit ini. Mencuci pakaian kotor harus dengan baik dan higienis. Perilaku batuk dan bersin, sebaiknya harus menutup mulut dan hidung dengan baik. Bersihkanlah hidung serta mulut dengan tisu wajah, sesudah dipakai sekali buanglah, kemudian cucilah tangan. Anak yang terkena penyakit tangan, kaki dan mulut seyogyanya jangan dulu ke sekolah atau tempat penitipan anak sampai lepuhnya mengering. <span> </span>Penyakit ini sebaiknya dilaporkan kepada pengurus tempat penitipan anak atau kepala sekolah untuk dilakukan pencegahan dengan baik.</p>
<p style="text-align:justify;line-height:150%;">Seperti halnya infeksi virus pandemi lainnya seperti SARS atau flu burung, fenomena infeksi enterovirus 71 di bagian selatan Cina tersebut sangat berpotensi menyebar di Negara Indonesia bila tidak dilakukan antisipasi dengan baik. Meskipun diakui untuk melakukan skrening atau deteksi manusia yang masuk dari negera tersebut ke Indonesia sulit dilakukan. Paling tidak departemen kesehatan dan berbagai jajarannya termasuk tenaga medis di Indonesia nantinya harus cepat dalam mengantisipasinya. Tindakan yang mungkin segera dapat dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan “traveller warning” kepada masyakat Indonesia dalam berkunjung ke daerah yang berpotensi terjadi penularan. Nantinya harus lebih dicermati apakah infeksi KTM yang terjadi di dalam masyarakat adalah Coxsackie A 16 atau Enterovirus 71. Untuk itu diperlakukan penemuan kasus dan pelaporan yang baik dan terkoordinasi bila terjadi. Jangan sampai infeksi enterovitrus 71 sudah banyak mengancam nyawa anak Indonesia, tetapi tindakan antisipasi baru dilakukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Pengobatan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Penanganan penyakit ini tidak ada yang khusus, karena merupakan penyakit “self limiting disease” atau penyakit yang sembuh sendiri dalam 7-10 hari. Penderita perlu istirahat karena daya tahan tubuh menurun. Obat golongan paracetamol atau penurun panas digunakan dalam penganan demam yang terjadi. Dalam keadaan tertentu dapat diberikan Immunoglobulin IV (IGIV) pada pasien dengan daya tahan tubuh yang menurun seperti pada bayi. Pemberian cairan cukup untuk dehidrasi yang disebabkan sulit minum dan demam. Hindari dari golongan aspirin. (Aspirin tidak boleh diberikan pada demam akibat infeksi virus pada anak di bawah 12 tahun).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Makanan sebaiknya berkonsistensi lunak, tidak asin, pedas, maupun asam. Hindari juga makanan yang harus dikunyah lama. Perbanyak asupan cairan, untuk mencegah <a href="http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=440"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">dehidrasi</span></a> dan kumur dengan air hangat setiap kali selesai makan.</p>
<p style="text-align:right;" align="right"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Disusun oleh : Rizki Amelia</span></strong></p>
<p style="text-align:right;" align="right"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:&quot;">Diperoleh dari beberapa sumber</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jmki4wp.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jmki4wp.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=26&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/08/25/asma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Liputan WNTD</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/06/08/liputan-wntd/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/06/08/liputan-wntd/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 09:39:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[WNTD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Long March WNTD: Beribu Aksi, Beribu Cinta Minggu, 31 Mei 2008 lalu seperti 31 Mei tahun-tahun sebelumnya kita peringati sebagai hari antitembakau sedunia atau yang lebih dikenal dengan World No Tobacco Day (WNTD). Seperti tahun-tahun sebelumnya pula, JMKI Wilayah Priangan (JMKIWP) pun pada tanggal itu mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan WNTD yang lebih kita kerucutkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=16&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Long March WNTD: Beribu Aksi, Beribu Cinta</strong></p>
<p>Minggu, 31 Mei 2008 lalu seperti 31 Mei tahun-tahun sebelumnya kita peringati sebagai hari antitembakau sedunia atau yang lebih dikenal dengan World No Tobacco Day (WNTD). Seperti tahun-tahun sebelumnya pula, JMKI Wilayah Priangan (JMKIWP) pun pada tanggal itu mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan WNTD yang lebih kita kerucutkan lagi menjadi kegiatan yang bertemakan antirokok.</p>
<p>Kegiatan dari JMKIWP yang mengambil start awal di Taman Cikapayang Dago, Bandung itu berupa orasi, aksi teatrikal, aksi penukaran rokok dengan jeruk, coklat, atau permen, long march diiringi pembagian leaflet tentang bahaya rokok, pembagian pita hitam kepada perokok pasif, dan audiensi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.</p>
<p>Dengan menggunakan pakaian yang seragam, baju putih, hampir seluruh anggota JMKIWP hari itu hadir dengan jumlah peserta lebih kurang sepuluh orang untuk tiap-tiap institusi yang termasuk kedalam anggota JMKIWP. JMKI Unpad sendiri menghadirkan sekitar 25 orang anggota dari tiga fakultas berbeda, yaitu Farmasi, FIK, dan FKG.</p>
<p>Masing-masing anggota dari tiap institusi yang berbeda itu menggunakan jas almamaternya masing-masing yang membuat kumpulan anak JMKI di taman Cikapayang itu berwarna-warni, mulai dari biru tuanya Unpad, hijau gelap ITB, hijau cerahnya Sekolah Tinggi Farmasi (STFI), dan coklatnya Unjani.<br />
Sekitar pukul 12.30 pembagian leaflet serta pita hitam dimulai di sekitar taman Cikapayang setelah sebelumnya briefing peserta oleh koordinator lapangan (korlap) pada pukul 11.30 di taman Cikapayang dan sholat zuhur di Masjid Salman ITB. Korlap untuk aksi ini adalah Nuni dan Aldian dari FIK Unpad.<br />
Pembagian leaflet ditujukan pada masyarakat sekitar yang terlihat merokok. Disana kita tidak hanya membagikan leaflet, namun juga menerangkan dan memberitahu pada masyarakat yang merokok tersebut akan bahaya rokok.</p>
<p>Tujuan pembagian leaflet ini adalah jika mereka yang merokok itu berkenan rokoknya dimatikan setelah menerima leaflet dan mendengar penjelasan kami. Masing-masing dari kami membawa asbak rokok untuk tempat pengumpulan rokok yang berhasil dimatikan. Dari aksi itu didapatkan sekitar 60 puntung rokok. Pita hitam sendiri dibagikan untuk masyarakat yang tidak merokok.<br />
Pukul 14.30 peserta berkumpul kembali di taman Cikapayang. Setelah evaluasi singkat oleh korlap, aksi teatrikal pun dimulai yang terdiri dari empat orang pemain yang semuanya adalah anggota JMKI. Keempat pemain itu dicat hitam yang menyimbolkan paru-paru mereka yang menghitam dan rusak karena rokok. Bibir mereka pun dicat hitam yang merupakan gambaran dari bibir perokok. Selebihnya tubuh mereka dicat putih agar kontras dengan warna hitam tadi.</p>
<p>Tapi sayangnya hujan deras mengguyur kota Bandung dan aksi teatrikal yang awalnya akan diadakan sambil long march ke balai kota pun terpaksa diadakan di bawah fly over tepat disebelah taman Cikapayang. Walaupun diguyur hujan, namun peserta orasi tetap semangat, meneriakkan dan menyanyikan lirik-lirik dadakan yang berintikan antirokok. Ditambah orasi penuh semangat dari mantan Sekjen JMKI tahun lalu yang mengobarkan api semangat kami untuk dengan lantang meneriakkan yel-yel antirokok. Aksi kami ini pun diliput oleh beberapa koran lokal dan nasional.</p>
<p>Setelah hujan berhenti sekitar pukul 15.20,  long march pun dimulai dengan rute Taman Cikapayang      BIP   ,    Sepanjang Jalan Merdeka    ,    Balaikota. Disepanjang jalan, peserta tetap semangat menyanyikan lagu yang akrab ditelinga tapi dengan lirik yang diganti, dengan lirik yang berintikan bahaya rokok.</p>
<p>Berhenti sejenak sekitar pukul 15.45 di depan BIP, peserta orasi kembali mengorasikan bahaya rokok, membagikan leaflet, dan membagikan pita hitam. Aksi ini pun mendapat perhatian masyarakat.<br />
Disepanjang orasi itu, kami menginginkan adanya kebijakan dari pemerintah untuk melarang dengan tegas merokok di tempat umum. Merokok memang hak setiap orang, itu pilihan hidup. Tapi, tolong hargai juga pilihan hidup mereka yang tidak merokok.</p>
<p>Long march berakhir di balai kota. Namun audiensi yang seharusnya dilakukan batal karena pada hari itu staf balaikota sedang libur. Maka setelah evaluasi keseluruhan kegiatan, peserta orasi pun bubar dengan tertib sekitar pukul 16.30.</p>
<p>Dari kegiatan itu dapat dilihat bahwa begitu banyaknya masyarakat kita yang masih belum mengerti akan bahaya rokok. Bahkan banyak juga wanita yang terlihat merokok. Selama aksi penukaran rokok dengan buah, coklat, atau permen itu, banyak masyarakat yang bersedia menukar rokok yang mereka sulut dengan barang-barang tersebut. Tapi ada juga beberapa yang tidak meu menukarkannya. Ya, gak apa-apa juga sih. Kami tidak memaksa kok! Tapi tolong hargai mereka yang tidak merokok. Key?&#8230;</p>
<p>Rokok??? No!!!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jmki4wp.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jmki4wp.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=16&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/06/08/liputan-wntd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Hidup Sehat Bagi Odapus</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/tips-hidup-sehat-bagi-odapus/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/tips-hidup-sehat-bagi-odapus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 13:19:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lupus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Tips Hidup Sehat Bagi Odapus Meskipun tidak ada pengobatan untuk Lupus, masih bisa menyesuaikan gaya hidup yang dapat membantu melawan penyakit dan memberikan kenyamanan bagi Odapus. Agar tetap bisa menikmati hidup, gaya hidup pun dituntut untuk berubah. Berikut ini tips hidup sehat bagi Odapus agar Lupus tetap terkendali: • Hati-hati di bawah sinar matahari Banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=9&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="color:#e36c0a;"><span style="font-family:Amazon;"><span style="font-size:large;"><strong>Tips Hidup Sehat Bagi Odapus</strong></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Meskipun tidak ada </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">pengobatan untuk Lupus, masih bisa menyesuaikan gaya hidup yang dapat membantu melawan penyakit dan memberikan kenyamanan bagi Odapus. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Agar tetap bisa menikmati hidup, gaya hidup pun dituntut untuk berubah. Berikut ini tips hidup sehat bagi Odapus agar Lupus tetap terkendali:</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Hati-hati di bawah sinar matahari</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Banyak orang dengan Lupus (ODAPUS) bermasalah dengan sinar ultraviolet dari matahari. Gunakan tabir surya dengan SPF paling tidak 15, gunakan baju yang tertutup, dan  jauhi matahari dari jam 10:00 &#8211; 16:00. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Makan sehat &amp; seimbang</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Tidak ada </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">diet lupus. Odapus harus makan makanan yang seimbang yang rendah lemak , gula &amp; garam, tinggi serat. Yang sedang meminum kortikosteroid harus mengurangi gula, garam &amp; lemak. Kalau diketahui ada jenis makanan tertentu yang membuat kita merasa le</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">mah atau mengakibatkan aktifnya Lupus, maka kita harus menjauhinya. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Hangati pada saat sakit </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Lembab yang hangat lebih baik pada sendi yang sakit dari pada hangat yang kering. Berendam di tub, Jacuzzi atau mandi dengan air hangat akan membantu sendi menjadi lebih baik. Penggunaan es atau kompres dingin adalah 36 jam dari saat sakit. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Olahraga</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Berjalan, perenggangan, berenang, aerobik low impact &amp; bersepeda dapat membantu kita tetap kuat &amp; mencegah penipisan tulang/osteoporosis. Ingat untuk diselingi dengan istirahat. Hati-hati untuk olahraga angkat beban atau olahraga high impact karena dapat membuat Lupus lebih parah. Kalau dirasakan letih sekali atau tidak enak lebih dari 2 jam setelah olahraga, maka sesi olahraga tersebut harus dikurangi menjadi lebih singkat. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Jangan merokok</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Asap rokok mengandung bahan kimia, yang dapat mengakibatkan munculnya cutaneous lupus. Dapat mengakibatkan gejala penyakit Raynaud&#8217;s memburuk akibat aliran darah, dan dapat mengakibatkan gangguan perut dari pengobatan pada Odapus yang menggunakan tembakau. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Mengatasi kelelahan</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Lelah adalah masalah yang dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Kita harus belajar untuk menyelingi kegiatan kita dengan istirahat. Berdiam diri di tempat tidur dapat membuat kita lemah, tapi kegiatan yang berlebihan dapat membuat Lupus menjadi aktif kembali. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Kehamilan</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Banyak Odapus dapat melalui masa kehamilan dengan sukses. Kondisi Lupus harus dalam keadaan stabil &amp; remisi sebelum kehamilan. Hamil pada saat Lupus aktif dapat mengakibatkan masalah yang cukup serius. Kita harus dipegang oleh dokter yang tahu menangani </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">“resiko tinggi</span></span><span style="font-size:x-small;">”</span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> sehingga potensi masalah pada Lupus &amp; kehamilan dapat dikurangi. Sangat penting untuk mencari tahu obat apakah yang aman diminum pada saat kehamilan. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Atasi demam atau infeksi</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Segera hubungi dokter anda apabila suhu tubuh hampir mencapai 38 derajat Celcius. Hal itu mungkin akibat terjadinya infeksi atau Lupus. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Waktu kerja</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Carilah pekerjaan dengan waktu kerja yang sesuai dengan kondisi lupus yang diderita. Jenis waktu kerja yang bisa mengakomodasi Odapus bervariasi. Banyak Odapus mampu bekerja sehari penuh, lainnya hanya bisa separuh waktu, dan beberapa lagi tidak mampu bekerja.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•  <span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Pengobatan</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Pastikan dan minumlah obat sesuai yang diresepkan oleh dokter anda. Jika anda mengalami efek samping, pastikan anda memberitahu dokter anda. Tanyakan dokter anda mengenai kegunaan obat-obatan anda sehingga anda akan mampu mengenali jika obat tersebut bekerja. Juga tanyakan waktu yang dibutuhkan obat untuk memberikan efek dan jika anda menemukan obat tidak bekerja selama jangka waktunya, maka beritahukan dokter.</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jmki4wp.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jmki4wp.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=9&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/tips-hidup-sehat-bagi-odapus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/6/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/6/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 13:18:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lupus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah Penyakit Lupus atau Systemic Lupus Erythematosus (SLE), belum sepopuler penyakit jantung, kanker dan lainnya. Padahal penderita Lupus di Indonesia ini cukup banyak dan semakin meningkat, dan bila tidak diketahui sejak dini, Lupus dapat mengancam jiwa dan menyebabkan kematian. Hingga kini, Lupus memang belum diketahui secara pasti penyebabnya. Obat yang digunakannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=6&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="color:#943634;"><span style="font-family:Amazon;"><span style="font-size:large;">Lupus, Si Penyakit Seribu Wajah</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Penyakit Lupus atau Systemic Lupus Erythematosus (SLE), belum sepopuler penyakit jantung, kanker dan lainnya. Padahal penderita Lupus di Indonesia ini cukup banyak dan semakin meningkat, dan bila tidak diketahui sejak dini, Lupus dapat mengancam jiwa dan menyebabkan kematian.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Hingga kini, Lupus memang belum diketahui secara pasti penyebabnya. Obat yang digunakannya pun sebatas untuk mengatasi berbagai gejala yang timbul dan bukan menyembuhkan. Lupus sering disebut sebagai </span></span><span style="color:#ff0000;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:medium;">penyakit 1.000 wajah</span></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> karena sering menyerupai penyakit lain. Untuk itu, dibutuhkan kejelian para dokter dalam mendiagnosis penyakit ini.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Salah satu faktor yang menyebabkan angka kematian tinggi pada penderita Lupus adalah kesalahan diagnosis. Meskipun gejala Lupus bisa berupa penyakit ginjal, nyeri sendi ataupun radang paru-paru tapi dengan mengobati gejala saja tidak cukup. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Orang dengan Lupus atau lebih sering disebut </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">“Odapus</span></span><span style="font-size:x-small;">”</span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> sangat menyayangkan ketidaktahuan mereka akan gejala Lupus dan minimnya informasi mengenai Lupus. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui informasi Lupus dengan benar dan menyebarluaskan informasi ters</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">ebut agar banyak orang yang sadar akan Lupus.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Apakah Lupus itu? </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Lupus adalah suatu penyakit inflamasi yang kronis yang akan dapat menyerang berbagai macam anggota tubuh kita, terutama kulit, sendi, darah dan ginjal. Sistem imunitas tubuh yang normal biasanya akan menghasilkan protein yang disebut antibodi yang berguna untuk menjaga tubuh terhadap serangan virus, bakteri, dan benda asing lainnya. Benda asing ini disebut antigen. Dalam suatu ketidaknormalan fungsi otoimun seperti Lupus, sistem imunitas tubuh ini kehilangan kemampuan untuk membedakan benda asing (antigen) dan jaringan/sel tubuh sendiri. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Sistem imunitas ini kemudian membuat antibodi yang akan menyerang secara langsung jaringan tubuh sendiri tersebut. Antibodi ini disebut otoantibodi, yang akan bereaksi terhadap antigen sendiri dan akan membentuk sistem imun kompleks. Sistem imun kompleks ini akan terjadi di dalam jaringan tubuh dan akan mengakibatkan inflamasi, luka/infeksi terhadap jaringan &amp; sel, serta sakit. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Gejala dari Lupus </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Walaupun Lupus dapat menyerang jaringan tubuh manapun, namun sebagian besar dari Odapus akan mengalami gejala tersebut di beberapa organ saja. Tabel di bawah ini menunjukkan daftar dari gejala yang umumnya diderita oleh Odapus serta persentase dari Odapus yang mengalami gejala tersebut. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Sakit pada sendi (Arthralgia) 95% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Demam hampir mencapai 38 derajat Celcius 90% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Bengkak pada sendi (Arthritis) 90% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Lelah yang berkepanjangan 81% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Ruam pada kulit 74% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Anemia 71% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Ganguan ginjal 50% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Sakit di dada saat mengambil nafas dalam (pleurisy) 45% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Ruam bentuk kupu-kupu melintang pada pipi dan hidung 42% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Sensitif pada matahari/sinar (photosensitivity) 30% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Rambut rontok 27% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Gangguan pembekuan darah 20% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Fenomena Raynaud</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">s (jari menjadi putih da</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">n/atau biru saat dingin) 17% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Stroke 15% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify">•<span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> Sariwan 12% </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Diagnosa </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Pada awal tahun 1980-an, para dokter di </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>The American Rheumatism Asociation</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> menyurvei banyak Odapus, serta menemukan terdapat 11 gejala serta tanda yang akan membedakan Lupus dari penyakit lainya. Untuk seorang dokter dapat mendeteksi Lupus, seorang pasi</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">en harus memiliki paling tidak 4 atau lebih gejala-gejala di bawah ini selama suatu waktu tertentu dari masa penyakitnya itu berjangkit: </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">1.	Ruam pada pipi. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">2.	Ruam discoid (merah) </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">3.	Fotosensitif </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">4.	Sariwan pada hidung atau mulut (biasanya tidak terlalu sakit) </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">5.	Arthritis (radang sendi non-erosif, biasanya tulang di sekitar sendi tidak menjadi rusak) </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">6.	Pleuritis atau pericarditis (inflamasi/peradangan sekat jantung atau paru-paru) </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">7.	Ganguan pada ginjal (terdapat protein di dalam urine dan/atau celular casts) </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">8.	Ganguan pada saraf (seizures/kejang dan/atau psikosis). </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">9.	Ganguan pada darah (anemia hemolitik yaitu anemia karena meningkatnya penghancuran sel darah merah atau leukopenia yaitu kadar leukosit darah berkurang atau limfopenia atau trombositopenia yaitu kadar trombosit darah berkurang). </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">10.	Antinuclear antibody (ANA).</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">11.	Ganguan immunologi (tes anti-double stranded anti-DNA yang positif, tes anti-Sm positif, tes antiphospholipid antibodi positif seperti anticardiolipin, atau tes sifilis yang menyerupai positif (VDRL). </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Berbagai jenis Lupus </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Terdapat tiga jenis tipe Lupus. </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style="background:#ffff00 none repeat scroll 0;">Cutaneous Lupus</span></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">, juga dikenal sebagai Discoid Lupus, hanya terbatas pada kulit dan ditampilkan dalam bentuk ruam yang akan dapat muncul pada muka, leher, atau kulit kepala. Ruam ini akan dapat menjadi lebih jelas terlihat pada daerah kulit yang terkena sinar ultraviolet (seperti sinar matahari, sinar fluorescent). Walaupun terdapat beberapa macam tipe ruam pada Lupus, tetapi yang umum terdapat adalah ruam yang timbul, bersisik, dan merah, tetapi tidak gatal. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style="background:#ffff00 none repeat scroll 0;">Systemic Lupus erythematosus (SLE)</span></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> biasanya lebih parah dibandingkan dengan Discoid Lupus. Tipe Lupus ini dapat menyebabkan inflamasi pada beberapa macam organ. Untuk beberapa orang mungkin sajahal ini hanya terbatas pada gangguan kulit dan sendi. Tetapi pada orang yang lain, sendi, paru-paru, ginjal, darah ataupun organ dan/atau jaringan lain yang mungkin terkena. SLE pada sebagian orang dapat memasuki masa dimana gejalanya tidak muncul (remisi) dan pada saat yang lain penyakit ini dapat menjadi aktif (flare). </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan gejala semacam Lupus menyerupai SLE, yang disebut </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style="background:#ffff00 none repeat scroll 0;">drug-induced Lupus</span></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">. Tipe Lupus ini sangat jarang menyerang ginjal atau sistem saraf. Obat yang umumnya dapat menyebabkan drug-induced Lupus adalah jenis hidralazin (untuk penanganan tekanan darah tinggi) dan prokainamid (untuk penanganan detak jantung yang tidak teratur/tidak normal). </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Tidak semua orang yang memakan obat-obat ini akan terkena drug-induced Lupus. Hanya 4% dari orang yang mengkonsumsi obat-obat itu yang bakal membentuk antibodi penyebab Lupus. Dari 4% itu pun sedikit sekali yang kemudian menderita Lupus. Apabila pengobatan dihentikan, maka gejala Lupus inipun biasanya akan menghilang dengan sendirinya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Dari ketiganya, Discoid Lupus paling sering menyerang. Namun, Systemic Lupus selalu lebih berat dibandingkan dengan discoid Lupus, dan dapat menyerang organ atau sistem tubuh. Pada beberapa orang, cuma kulit dan persendian yang diserang. Meskipun begitu, pada orang lain bisa merusak persendian, paru-paru, ginjal, darah, organ atau jaringan lain.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Penyebab Lupus </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Walaupun penyebab dari Lupus ini masih belum diketahui, namun </span></span><span style="color:#00b050;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;">faktor genetika</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> dan </span></span><span style="color:#00b050;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:small;">lingkungan</span></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">lah yang akan dapat memainkan peranan penting bagi pengaktifannya. Sementara struktur genetik seseorang mungkin saja dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya Lupus, tetapi mungkin juga terdapat beberapa faktor lingkungan lain yang akan dapat meningkatkan terbentuknya penyakit ini. Dua faktor lingkungan yang diketahui adalah sinar ultraviolet (yang menyebabkan terbakarnya kulit) dan beberapa macam obat. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Infeksi dan operasi dapat pula membangkitkan gejala dari Lupus. Karena Lupus muncul 10 kali lebih sering pada wanita dibandingkan dengan pada pria, para peneliti percaya bahwa terdapat faktor hormonal yang juga dapat mempengaruhi pembentukan penyakit ini.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Dalam ilmu kedokteran, Lupus merupakan kelainan respon pertahanan tubuh atau kelainan respon imun. Virus, bakteri, jamur akan mempengaruhi sel-sel tubuh pada orang yang memiliki kelainan respon imun. Sel-sel tubuh tersebut akan mengubah sifat sel darah merah atau sel darah putih. Oleh orang awam, penyakit Lupus ini dibilang, </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">”sel darah putih makan sel darah putih</span></span><span style="font-size:x-small;">”</span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> atau </span></span><span style="font-size:x-small;">”</span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">antibodi menghantam sel tubuh sendiri yang dianggap sebagai benda asing.</span></span><span style="font-size:x-small;">”</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Penyakit ini dapat ditemukan di berbagai usia, tetapi yang paling dominan pada usia 15-40 tahun (masa reproduksi). Prevalensi wanita jauh lebih tinggi dibandingkan pria. Lupus biasanya ditemukan pada ras-ras tertentu seperti Negro, Cina dan mungkin juga Filipina. Tapi jangan khawatir, faktor ekonomi dan geografis tidak mempengaruhi distribusi penyakit ini.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Penanganan</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Saat ini, belum ada penyembuhan untuk Lupus. Akan tetapi, diagnosa yang dini serta penanganan secara medis yang tepat akan dapat secara signifikan membantu untuk mengontrol penyakit ini. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Gejala-gejala yang muncul sering kali berbeda antara Odapus yang satu dengan yang lainnya sehingga penangannya pun akan berdasarkan indikasi yang spesifik pada setiap Odapus. Namun, terdapat beberapa panduan umum yang dapat di berikan disini: </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">1.	Tes yang reguler menjadi sangat penting pada saat penyakit ini sedang aktif. Pada saat sedang remisi, dilakukannya kegiatan fisik sangat dianjurkan untuk dapat meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas dari sendi &amp; otot. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">2.	Untuk Odapus yang fotosensitif, harus dibiasakan menggunakan tabir surya yang akan dapat menjaga terhadap ruam dan iritasi. Untuk mereka yang masih terdapat ruam di kulit, penanganan dengan krem mengandung kortison akan sangat membantu. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">3.	Sendi yang sakit (</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>arthralgia</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">) dan arthritis (radang sendi) umumnya bereaksi terhadap aspirin atau obat sejenis aspirin (obat nonsteroidal antiinflamasi ). </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">4.	Obat anti-malaria yaitu </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>hydroxychloroquine</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> (Plaquenil®) sering diberikan untuk yang mengalami gangguan yang serius pada sendi atau kulit. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">5.	Obat jenis kortison (umumnya diberikan Prednison) sangat sering digunakan untuk menangani gangguan organ yang agak parah. Tidak semua Odapus membutuhkan kortison. Kortison, terutama dengan dosis tinggi, akan mempunyai efek samping yang cukup serius. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">6.	Kalau anda demam (lebih dari 100 degrees F), hubungi dokter anda </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">7.	Lakukan kontrol ke dokter anda secara rutin. Kontrol yang rutin biasanya mencakup pula tes darah &amp; urin. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">8.	Apabila anda ragu-ragu, hubungi dokter anda. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Lupus bisa mengenai siapa saja dari berbagai usia dan kalangan. Bahkan Lupus sama bahayanya dengan kanker, jantung, maupun AIDS dan bisa mengancam jiwa. Bila menemui gejala-gejala Lupus, segera datangi dokter pemerhati Lupus. Dokter pemerhati lupus adalah dokter spesialis penyakit dalam konsultan Hematologi, Reumatologi, Ginjal, Hipertensi, Alergi dan Imunologi.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Sumber : www.lupus.org, </span></span><span style="color:#0000ff;"><a href="http://www.medicastore.com/"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><span style="text-decoration:none;">www.medicastore.com</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">, </span></span><span style="color:#0000ff;"><a href="http://www.intisari-online.com/"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><span style="text-decoration:none;">www.intisari-online.com</span></span></span></span></a></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">, www.wikipedia.org</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jmki4wp.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jmki4wp.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=6&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hari Lupus Sedunia, 10 Mei</title>
		<link>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/hari-lupus-sedunia-10-mei/</link>
		<comments>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/hari-lupus-sedunia-10-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 13:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jmki4wp</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lupus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jmki4wp.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Hari Lupus Sedunia Hari Lupus Sedunia dideklarasikan di New York, 10 Mei 2004 lampau. Perayaan Hari Lupus Sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi para penderita Lupus, meningkatkan penelitian mengenai penyebab sekaligus terapi Lupus yang aman serta efektif, meningkatkan wawasan mengenai diagnosis dan perawatan Lupus untuk para dokter, serta memperbaiki data penyebaran Lupus secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=5&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#0070c0;"><span style="font-family:Amazon;"><span style="font-size:x-large;"><strong>Hari Lupus Sedunia </strong></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="background:#00ffff none repeat scroll 0;">Hari Lupus Sedunia dideklarasikan di New York, 10 Mei 2004</span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> lampau. Perayaan Hari Lupus Sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi para penderita Lupus, meningkatkan penelitian mengenai penyebab sekaligus terapi Lupus yang aman serta efektif, meningkatkan wawasan mengenai diagnosis dan perawatan Lupus untuk para dokter, serta memperbaiki data penyebaran Lupus secara global.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Hari Lupus Sedunia bertujuan untuk menyorot kebutuhan untuk diagnosis dan perawatan Lupus yang semakin baik, meningkatkan pelayanan kesehatan pasien, meningkatkan penelitian baik pada penyebabnya maupun menyembuhkan Lupus.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Kini muncul kebutuhan akan penelitian epidemiologi berskala dunia untuk membuat kesadaran di dunia dan pemahaman Lupus dengan lebih akurat. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan gejala Lupus akan dapat menyelamatkan jiwa.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Kenapa Hari Lupus Sedunia?</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Usaha untuk mengidentifikasi penyebab Lupus, dan apa yang dapat menyembuhkan Lupus telah dibahas di tingkat internasional. Klinik Lupus di seluruh dunia telah bekerja sama dalam studi dan uji klinik akan terapi baru yang potensial.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Hari Lupus Sedunia menyediakan baik fokus maupun forum untuk saling berbagi berbagai temuan dalam komunitas Lupus dunia. Hari Lupus Sedunia juga memberikan kenyamanan, menentramkan hati dan harapan terhadap odapus dengan meningkatkan tingkat kesadaran global akan usaha mereka untuk mempertahankan kesehatan dan menjadi warga negara yang aktif.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Isu Hari Lupus Sedunia</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Tidak ada pengobatan yang baru, aman, dan efektif untuk Lupus yang telah dikenal hampir 40 tahun. Beberapa pengobatan untuk Lupus sangat beracun dan dapat menyebabkan masalah kesehatan mengancam jiwa yang dapat menjadi parah dibanding penyakit utama. Oleh sebab itu, penelitian medis mengenai Lupus dan berbagai usaha terus dilakukan untuk mengembangkan terapi yang aman dan lebih efektif.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Banyak tenaga medis di seluruh dunia tidak sadar akan gejala dan dampak kesehatan Lupus sehingga orang dengan Lupus sering menderita tidak perlu selama beberapa tahun sebelum diberikan diagnosis dan pengobatan yang benar. Ada kebutuhan yang mendesak untuk meningkatkan kesadaran akan gejala Lupus dan konsekuensi kesehatan pada orang, komunitas dan negara. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Disamping itu, perlu untuk mengedukasi dan mendukung individu dan keluarga yang terserang Lupus. Orang yang baru didiagnosa Lupus tentu perlu untuk cepat mengerti dampak penyakit dalam kehidupan mereka dan kehidupan di sekitar mereka. Komunitas Lupus dibangun untuk meneruskan tradisi Hari Lupus Sedunia dengan tujuan memperpanjang dukungan di dunia dan di negara kita sendiri.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>International Congress of Lupus</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Pertemuan berskala internasional yang ke-8 ini diikuti oleh sekitar 1000 peneliti Lupus, tenaga medis dan perwakilan Odapus akan diadakan pada tanggal 23-27 Mei 2007 di Shanghai, Cina. Pertemuan ini akan mengikutsertakan semua spesialis Lupus dari seluruh dunia, termasuk peneliti medis dan ahli-ahli klinis dari spesialisasi yang berbeda.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Program ilmiah akan membahas perkembangan yang terkini dari riset yang dilakukan, perkembangan terakhir dari manajemen klinis akan penyakit ini serta kemajuan yang pesat untuk pengobatan Lupus.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Selain itu juga akan digelar suatu forum bertajuk Lupus Leader’s Forum, dimana organisasi-organisasi pemerhati Lupus akan berkumpul bersama untuk membicarakan permasalahan yang dihadapi dalam upaya sosialisasi Lupus ini dan bagaimana pemecahannya agar tantangan di depan akan dapat dihadapi dengan kebersamaan tekad dan upaya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><strong>Harapan Untuk Lupus</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Usaha berskala internassional untuk mempelajari Lupus dan membuka misterinya secara ilmiah telah memperoleh momentumnya. Organisasi pemerhati Lupus telah melakukan usaha-usaha untuk meningkatkan sosialisasi untuk masyarakat dan mengedukasi Odapus serta tenaga medis akan penyakit ini.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Di beberapa negara, Pemerintah mulai melihat adanya kebutuhan ini dan mulai bereaksi dengan memberikan lebih banyak dana bagi riset medis dan jasa pelayanan kesehatan untu membantu Odapus dan keluarga yang terkena dampak Lupus. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Banyak dari usaha-usaha ini akan diangkat dalam peringatan Hari Lupus Sedunia tanggal 10 Mei. Sebagai tambahan informasi mengenai usaha global untuk memerangi lupus, silakan kunjungi situs </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>World Lupus Day</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>Yayasan Lupus Indonesia </em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">(YLI) telah bergabung dalam </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>International</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"> </span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;"><em>Advisory Board Member</em></span></span><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">, bersama 7 negara lainnya, yang merupakan cikal bakal International Steering Committee Member untuk Hari Lupus Sedunia sejak tahun 2002. Sejak itu YLI menjadi salah satu organisasi dunia yang menjadi anggota International Steering Committe Member untuk Hari Lupus Sedunia yang pertama di tahun 2004. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-family:Verdana,sans-serif;"><span style="font-size:x-small;">Sumber : www.lupus.org</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jmki4wp.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jmki4wp.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jmki4wp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jmki4wp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jmki4wp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jmki4wp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jmki4wp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jmki4wp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jmki4wp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jmki4wp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jmki4wp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jmki4wp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jmki4wp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jmki4wp.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jmki4wp.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jmki4wp.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jmki4wp.wordpress.com&amp;blog=3756973&amp;post=5&amp;subd=jmki4wp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jmki4wp.wordpress.com/2008/05/19/hari-lupus-sedunia-10-mei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/862ca948116739c0805e52c62815b0d4?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jmki4wp</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
